Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Hidup Estetik

Gambar
Sunyi Alunan musik Bersenandung Tidak menangis, tapi terkadang. Tidak tertawa, karena tidak mengerti. Tidak berbicara, namun paham. Lelah Ohh..  Diam  Ca, 27422

Persona

Gambar
Terkadang kalau bertemu dengan orang baru kita terlalu sibuk memainkan peran, menciptakan persona baru, sibuk menyiapkan dialog, terus-terusan memenuhi ekspektasi orang lain terhadap diri sendiri. Cape? Iya jelas cape karena hidup berdasarkan bayang-bayang bukan menunjukkan siapa kita sebenarnya. Saya sering dibilang aneh, gak jelas, bahkan gak kenal malu,  itu lah saya. Kalo kamu tanya siapa Aisah disetiap orang yang mengenal diri saya pasti mereka mempunyai jawaban berbeda, karena saya juga masih suka bermain peran, tetapi saya lebih baik tidak disukai karena saya adalah Aisah dari pada banyak disukai orang kalo "ohh" itu Aisah.  Iya, nama saya Aisah. Aisah Chairil Ansor, sekarang jadi Aisah gak ada Charil Ansor nya. Dihilangkan karena terlalu rumit ditulis waktu Ulangan SD. Lucu ya padahal dulu Bapak saya mikir keras pas cari nama.  Segitu aja ya, nanti saya juga balik lagi ceritain siapa sih si Aisah.

Penyair Favorit Saya

Gambar
  Chairil Anwar Nama : Chairil Anwar Lahir : Medan, Sumatera Utara, 26 Juli 1922 Wafat : jakarta, 28 April 1949 Orang Tua : Toeloes (ayah), Saleha (ibu) Istri : Hapsah Wiraredja Anak : Evawani Alissa Chairil Anwar dilahirkan di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 26 Juli 1922. Ayah Chairil Anwar bernama Toeloes dan ibunya bernama Saleha. Keluarga Chairil Anwar cukup berada. Ayahnya merupakan seorang bupati Inderagiri, Riau. Ia bahkan memiliki tali kekeluargaan dengan Sutan Syahrir. Semua puisi yang dituliskan oleh Chairil Anwar sangat mengandung banyak makna yang tersirat di dalamnya. Salah satu puisi yang sangat menarik bagi Saya adalah kesabaran.  Di dalam puisi ‘Kesabaran’ karya Chairil Anwar  menggambarkan perasaan penyair yang berusaha sabar dalam menghadapi hidup, Ia tidak memperdulikan apapun yang orang katakan tentang dirinya. Ia lebih baik diam dan tidak berkomentar,  dalam puisinya penyair ingin mengamanatkan bahwa kita harus bersabar dalam ...