Chairil Anwar Nama : Chairil Anwar Lahir : Medan, Sumatera Utara, 26 Juli 1922 Wafat : jakarta, 28 April 1949 Orang Tua : Toeloes (ayah), Saleha (ibu) Istri : Hapsah Wiraredja Anak : Evawani Alissa Chairil Anwar dilahirkan di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 26 Juli 1922. Ayah Chairil Anwar bernama Toeloes dan ibunya bernama Saleha. Keluarga Chairil Anwar cukup berada. Ayahnya merupakan seorang bupati Inderagiri, Riau. Ia bahkan memiliki tali kekeluargaan dengan Sutan Syahrir. Semua puisi yang dituliskan oleh Chairil Anwar sangat mengandung banyak makna yang tersirat di dalamnya. Salah satu puisi yang sangat menarik bagi Saya adalah kesabaran. Di dalam puisi ‘Kesabaran’ karya Chairil Anwar menggambarkan perasaan penyair yang berusaha sabar dalam menghadapi hidup, Ia tidak memperdulikan apapun yang orang katakan tentang dirinya. Ia lebih baik diam dan tidak berkomentar, dalam puisinya penyair ingin mengamanatkan bahwa kita harus bersabar dalam ...
Telah berakhir bulan di mana saya mengenal kamu, di September yang lalu saya mengetahui siapa kamu dan siapa namamu. Saya masih ingat bagaimana kita memulai percakapan, dari basa-basi sampai omongan serius, otak saya mengingatkan semua itu. Sekarang tinggal cerita yang tersisa, ingin dikubur dalam-dalam sampai tak muncul lagi ke permukaan.
Mata ini masih sama Mata kegemaranmu Berwarna coklat namun nampak hitam Terdapat bulu runcing tajam. Sayu dan lugu. Bentuk bulat menarik dilihat Memberikan tatapan hangat Kantungnya kendur karena kurang tidur. Tempat menyimpan makna bahasa Rubung di bagian titik hitam kecil Berkaca-kaca berpicing luka Mata yang membuat kau jauh cinta denganku. Ca, 7622
Komentar
Posting Komentar