Persona

Terkadang kalau bertemu dengan orang baru kita terlalu sibuk memainkan peran, menciptakan persona baru, sibuk menyiapkan dialog, terus-terusan memenuhi ekspektasi orang lain terhadap diri sendiri. Cape? Iya jelas cape karena hidup berdasarkan bayang-bayang bukan menunjukkan siapa kita sebenarnya. Saya sering dibilang aneh, gak jelas, bahkan gak kenal malu,  itu lah saya. Kalo kamu tanya siapa Aisah disetiap orang yang mengenal diri saya pasti mereka mempunyai jawaban berbeda, karena saya juga masih suka bermain peran, tetapi saya lebih baik tidak disukai karena saya adalah Aisah dari pada banyak disukai orang kalo "ohh" itu Aisah. 
Iya, nama saya Aisah. Aisah Chairil Ansor, sekarang jadi Aisah gak ada Charil Ansor nya. Dihilangkan karena terlalu rumit ditulis waktu Ulangan SD. Lucu ya padahal dulu Bapak saya mikir keras pas cari nama. 
Segitu aja ya, nanti saya juga balik lagi ceritain siapa sih si Aisah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyair Favorit Saya

September

Tatapan Mata